AKHIR MUHARRAM: INGAT MATI, SIAP DIRI, PERBAIKI AMAL
"Setiap akhir perjalanan adalah pengingat bahwa kehidupan di dunia pun memiliki akhir. Orang yang cerdas bukanlah yang paling banyak hartanya, tetapi yang paling banyak mengingat kematian dan mempersiapkan bekal untuk kehidupan setelahnya."
Muharram Hampir Berakhir, Bagaimana Amal Kita?
Bulan Muharram merupakan salah satu dari empat bulan yang dimuliakan Allah SWT. Di penghujung Muharram, sudah sepatutnya setiap muslim melakukan muhasabah (introspeksi diri). Apa yang telah kita lakukan selama ini? Sudahkah waktu, harta, tenaga, dan ilmu digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah?
Allah SWT berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
Artinya:
"Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat). Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan."
(QS. Al-Hasyr: 18)
Ingat Mati, Sebelum Kematian Mengingatkan Kita
Tidak ada seorang pun yang mengetahui kapan ajal akan tiba. Karena itu Rasulullah ﷺ menganjurkan umatnya untuk memperbanyak mengingat kematian.
Rasulullah ﷺ bersabda:
أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ
Artinya:
"Perbanyaklah mengingat pemutus segala kenikmatan, yaitu kematian."
(HR. At-Tirmidzi)
Mengingat kematian bukan untuk membuat seseorang putus asa, melainkan agar semakin semangat beramal, menjauhi maksiat, dan mempersiapkan bekal menuju kehidupan yang kekal.
Dunia Hanya Tempat Singgah
Allah SWT berfirman:
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۖ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۖ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ
Artinya:
"Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Sesungguhnya pada hari kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasanmu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdaya."
(QS. Ali 'Imran: 185)
Tiga Bekal Menyambut Hari Esok
- Perkuat iman dan takwa dengan menjaga shalat, membaca Al-Qur'an, berzikir, dan berdoa.
- Perbanyak amal saleh, sedekah, zakat, infak, silaturahmi, dan membantu sesama.
- Bertaubat dengan sungguh-sungguh, meninggalkan dosa, memperbaiki akhlak, dan memohon ampun kepada Allah SWT.
Penutup
Akhir Muharram adalah momentum untuk mengevaluasi perjalanan hidup. Jika selama ini masih banyak kekurangan, maka jangan menunda taubat. Jika amal masih sedikit, maka perbanyaklah amal saleh. Jangan sampai usia bertambah, tetapi bekal menuju akhirat justru berkurang.
Semoga Allah SWT menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang selalu mengingat kematian, memperbaiki amal, dan diwafatkan dalam keadaan husnul khatimah.
آمِيْن يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ
Footnote: Buletin Dakwah Islam – Akhir Muharram | Disusun untuk syiar dan muhasabah diri berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah.
Wallahu a'lam bish shawab
DRS. HAMZAH JOHAN


Posting Komentar