TAHUN BARU 1448 H MOMENTUM PERUBAHAN LEBIH BERKUALITAS
Oleh: DRS. HAMZAH JOHAN
Pendahuluan
Pergantian tahun Hijriah bukan sekadar perubahan angka dalam kalender Islam, tetapi momentum muhasabah (evaluasi diri) dan perbaikan kualitas hidup. Tahun Baru 1448 H hendaknya menjadi titik awal untuk melakukan perubahan yang lebih baik dalam berbagai aspek kehidupan, baik secara spiritual, sosial, maupun profesional.
Allah SWT berfirman:
إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ
"Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri."
(QS. Ar-Ra'd: 11)
Ayat ini menegaskan bahwa perubahan yang berkualitas harus dimulai dari diri sendiri.
1. Qolbun Salim (Hati yang Bersih dan Sehat)
Perubahan pertama yang harus diwujudkan adalah memiliki qolbun salim, yaitu hati yang bersih dari kesyirikan, kebencian, iri dengki, dan penyakit hati lainnya.
Allah SWT berfirman:
يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ
"Pada hari ketika harta dan anak-anak tidak berguna, kecuali orang yang datang kepada Allah dengan hati yang bersih."
(QS. Asy-Syu'ara: 88-89)
Rasulullah ﷺ juga bersabda:
أَلَا وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ
"Ketahuilah, sesungguhnya dalam tubuh terdapat segumpal daging. Jika ia baik maka baiklah seluruh tubuh."
(HR. Bukhari dan Muslim)
Qolbun salim menjadi fondasi utama lahirnya perilaku yang baik dan kehidupan yang penuh keberkahan.
2. Meningkatkan Semangat Kerja
Islam mengajarkan umatnya untuk bekerja keras, profesional, dan produktif.
Allah SWT berfirman:
وَقُلِ اعْمَلُوا فَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ
"Dan katakanlah: Bekerjalah kamu, maka Allah, Rasul-Nya dan orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu."
(QS. At-Taubah: 105)
Rasulullah ﷺ bersabda:
إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ إِذَا عَمِلَ أَحَدُكُمْ عَمَلًا أَنْ يُتْقِنَهُ
"Sesungguhnya Allah mencintai seseorang yang apabila bekerja, ia menyempurnakan pekerjaannya."
(HR. Al-Baihaqi)
Memasuki Tahun Baru 1448 H, setiap muslim hendaknya meningkatkan disiplin, integritas, dan profesionalisme dalam menjalankan amanah pekerjaan.
3. Meningkatkan Sensitivitas Sosial
Perubahan berkualitas juga ditandai dengan meningkatnya kepedulian terhadap sesama. Kehidupan yang individualistis bertentangan dengan semangat ukhuwah dan solidaritas sosial dalam Islam.
Allah SWT berfirman:
وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ
"Dan tolong-menolonglah kamu dalam kebajikan dan ketakwaan."
(QS. Al-Ma'idah: 2)
Rasulullah ﷺ bersabda:
لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّىٰ يُحِبَّ لِأَخِيهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ
"Tidak sempurna iman seseorang hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri."
(HR. Bukhari dan Muslim)
Sensitivitas sosial dapat diwujudkan melalui zakat, infak, sedekah, membantu fakir miskin, memperhatikan tetangga, dan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan.
4. Peningkatan IMTAQ (Iman dan Taqwa)
Perubahan paling utama adalah meningkatnya iman dan takwa kepada Allah SWT.
Allah SWT berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ
"Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya."
(QS. Ali Imran: 102)
Allah juga berfirman:
وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
"Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka."
(QS. At-Talaq: 2-3)
Peningkatan IMTAQ dapat diwujudkan dengan memperbanyak ibadah, membaca Al-Qur'an, memperkuat dzikir, menuntut ilmu, dan memperbaiki akhlak.
Penutup
Tahun Baru 1448 H hendaknya menjadi momentum perubahan yang lebih berkualitas. Perubahan tersebut diwujudkan melalui:
- Memiliki Qolbun Salim (hati yang bersih dan sehat).
- Meningkatkan semangat kerja dan profesionalisme.
- Meningkatkan sensitivitas sosial terhadap sesama.
- Meningkatkan iman dan takwa (IMTAQ) kepada Allah SWT.
Semoga Allah SWT membimbing kita menjadi pribadi yang lebih baik, lebih bermanfaat bagi masyarakat, dan lebih dekat kepada-Nya pada tahun 1448 H ini.
Footnote
- Kementerian Agama RI, Al-Qur'an dan Terjemahannya, QS. Ar-Ra'd: 11.
- Kementerian Agama RI, Al-Qur'an dan Terjemahannya, QS. Asy-Syu'ara: 88-89.
- Shahih Bukhari dan Shahih Muslim, Kitab Al-Iman.
- Kementerian Agama RI, Al-Qur'an dan Terjemahannya, QS. At-Taubah: 105.
- Al-Baihaqi, Syu'abul Iman.
- Kementerian Agama RI, Al-Qur'an dan Terjemahannya, QS. Al-Ma'idah: 2.
- Shahih Bukhari dan Shahih Muslim, Kitab Al-Iman.
- Kementerian Agama RI, Al-Qur'an dan Terjemahannya, QS. Ali Imran: 102.
- Kementerian Agama RI, Al-Qur'an dan Terjemahannya, QS. At-Talaq: 2-3.
Wallahu a'lam bish shawab
DRS. HAMZAH JOHAN


Posting Komentar