OPTIMALISASI KESEHATAN DI TAHUN BARU 1448 HIJRIYAH

OPTIMALISASI KESEHATAN DI TAHUN BARU 1448 HIJRIYAH

Pendahuluan

Tahun Baru 1448 Hijriyah merupakan momentum muhasabah (introspeksi) dan perbaikan diri dalam seluruh aspek kehidupan, termasuk aspek kesehatan. Islam memandang kesehatan sebagai nikmat besar yang wajib disyukuri dan dijaga. Seorang mukmin yang sehat akan lebih optimal dalam beribadah, bekerja, berdakwah, dan memberikan manfaat kepada sesama.

Rasulullah ﷺ bersabda:

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ ﷺ: «نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ: الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ»

Dari Ibnu Abbas r.a., Nabi ﷺ bersabda: "Dua nikmat yang banyak manusia tertipu di dalamnya, yaitu kesehatan dan waktu luang." (HR. al-Bukhari).¹

Karena itu, memasuki tahun baru Hijriyah hendaknya diiringi dengan tekad untuk mengoptimalkan kesehatan jasmani dan rohani.

1. Menjaga Kesehatan sebagai Bentuk Syukur

Allah SWT berfirman:

﴿وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ﴾

"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan: Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu." (QS. Ibrahim: 7).²

Mensyukuri nikmat sehat bukan hanya dengan ucapan, tetapi juga dengan menjaga pola hidup sehat, menghindari kebiasaan merusak tubuh, dan menggunakan kesehatan untuk ketaatan kepada Allah SWT.

2. Menerapkan Pola Makan yang Sehat dan Halal

Allah SWT berfirman:

﴿يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي الْأَرْضِ حَلَالًا طَيِّبًا﴾

"Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal lagi baik yang terdapat di bumi." (QS. al-Baqarah: 168).³

Islam mengajarkan konsumsi makanan yang halal, bergizi, seimbang, dan tidak berlebihan. Rasulullah ﷺ bersabda:

«مَا مَلَأَ آدَمِيٌّ وِعَاءً شَرًّا مِنْ بَطْنٍ، بِحَسْبِ ابْنِ آدَمَ أُكُلَاتٌ يُقِمْنَ صُلْبَهُ»

"Tidak ada wadah yang diisi manusia lebih buruk daripada perutnya. Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap makanan untuk menegakkan tulang punggungnya." (HR. at-Tirmidzi).⁴

3. Membiasakan Olahraga dan Aktivitas Fisik

Mukmin yang kuat lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah.

Rasulullah ﷺ bersabda:

«الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ، وَفِي كُلٍّ خَيْرٌ»

"Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah, dan pada keduanya terdapat kebaikan." (HR. Muslim).⁵

Olahraga yang teratur, berjalan kaki, bersepeda, berenang, dan aktivitas fisik lainnya merupakan ikhtiar menjaga kebugaran agar dapat beribadah dan bekerja secara optimal.

4. Menjaga Kesehatan Rohani

Kesehatan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga spiritual. Hati yang tenang akan berdampak positif pada kesehatan tubuh.

Allah SWT berfirman:

﴿أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ﴾

"Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram." (QS. ar-Ra'd: 28).⁶

Memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur'an, shalat malam, dan memperkuat hubungan dengan Allah akan menghadirkan ketenangan jiwa.

5. Menjaga Kebersihan sebagai Bagian dari Iman

Islam sangat menekankan pentingnya kebersihan.

Rasulullah ﷺ bersabda:

«الطُّهُورُ شَطْرُ الْإِيمَانِ»

"Bersuci itu adalah sebagian dari iman." (HR. Muslim).⁷

Menjaga kebersihan diri, lingkungan, tempat ibadah, dan fasilitas umum merupakan bagian dari implementasi ajaran Islam sekaligus upaya pencegahan penyakit.

Penutup

Memasuki Tahun Baru 1448 Hijriyah, marilah kita berkomitmen untuk mengoptimalkan kesehatan jasmani dan rohani. Kesehatan merupakan modal utama dalam beribadah, berkarya, dan berkhidmat kepada umat dan bangsa. Semoga Allah SWT senantiasa menganugerahkan kesehatan, keberkahan umur, serta kekuatan untuk terus beramal saleh.

Footnote

  1. HR. al-Bukhari, Kitab ar-Riqaq, No. 6412.
  2. Al-Qur'an Surah Ibrahim ayat 7.
  3. Al-Qur'an Surah al-Baqarah ayat 168.
  4. HR. at-Tirmidzi, No. 2380.
  5. HR. Muslim, No. 2664.
  6. Al-Qur'an Surah ar-Ra'd ayat 28.
  7. HR. Muslim, No. 223.

Wallahu a'lam bish shawab

DRS. HAMZAH JOHAN

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama