KUNCI BAHAGIA ADALAH SEHAT
Sehat Jasmani dan Sehat Rohani dalam Perspektif Islam
Allah SWT berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ وَاشْكُرُوا لِلَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ
Artinya:
"Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah dari rezeki yang baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah."
(QS. Al-Baqarah: 172)
Rasulullah ﷺ bersabda:
الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ، وَفِي كُلٍّ خَيْرٌ
Artinya:
"Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah, namun pada keduanya terdapat kebaikan."
(HR. Muslim)
Islam mengajarkan bahwa kebahagiaan tidak hanya diukur dari banyaknya harta, tetapi juga dari kesehatan jasmani dan rohani. Tubuh yang sehat memudahkan seseorang beribadah, bekerja, dan berbuat baik. Hati yang sehat menjadikan hidup tenang, sabar, dan penuh syukur.
A. Sehat Jasmani Terkait:
1. Makanan yang Halal dan Bergizi
Allah memerintahkan agar manusia mengonsumsi makanan yang halal, baik, bersih, dan bergizi. Hindarilah makanan yang haram, berlebihan, serta yang merusak kesehatan.
2. Olahraga
Tubuh membutuhkan aktivitas fisik agar tetap kuat. Berjalan kaki, berenang, memanah, berkuda, maupun olahraga lainnya merupakan ikhtiar menjaga amanah tubuh yang diberikan Allah.
3. Istirahat yang Cukup
Tidur dan istirahat adalah kebutuhan manusia. Kurang istirahat dapat mengganggu kesehatan fisik maupun mental. Islam mengajarkan keseimbangan antara bekerja, beribadah, dan beristirahat.
B. Sehat Rohani Terkait:
1. Dzikir
Allah SWT berfirman:
الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
Artinya:
"Yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram."
(QS. Ar-Ra'd: 28)
Dzikir membersihkan hati, menguatkan iman, menghilangkan kegelisahan, dan mendekatkan seorang hamba kepada Allah SWT.
2. Fikir (Berpikir dan Merenung)
Allah SWT berfirman:
إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآيَاتٍ لِأُولِي الْأَلْبَابِ
Artinya:
"Sesungguhnya pada penciptaan langit dan bumi serta pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal."
(QS. Ali 'Imran: 190)
Fikir berarti menggunakan akal untuk merenungi ciptaan Allah, mengambil hikmah, menambah ilmu, dan memperbaiki kualitas hidup.
Penutup
Kesehatan jasmani dan rohani merupakan dua nikmat besar yang harus disyukuri. Jasmani dijaga dengan makanan yang baik, olahraga, dan istirahat yang cukup. Rohani dipelihara dengan dzikir dan fikir. Apabila keduanya terpelihara, insya Allah seseorang akan memperoleh kehidupan yang sehat, produktif, tenang, dan bahagia di dunia serta keselamatan di akhirat.
Footnote:
- Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 172.
- Al-Qur'an Surah Ar-Ra'd ayat 28.
- Al-Qur'an Surah Ali 'Imran ayat 190.
- HR. Muslim tentang mukmin yang kuat.
Wallahu a'lam bish shawab
DRS. HAMZAH JOHAN


Posting Komentar