
📜 RUKUN DAKWAH ISLAMIYAH
1. Da’i
- Arab: دَاعٍ- Wazan: فَاعِلٌ
- Arti: Orang/pendakwah, pelaku dakwah
- Dalil:
قُلْ هَٰذِهِ سَبِيلِي أَدْعُو إِلَى اللَّهِ عَلَىٰ بَصِيرَةٍ
“Katakanlah: Ini jalanku, aku mengajak kepada Allah dengan dasar pengetahuan yang jelas”
— QS. Yusuf: 108
Hadits: “Sampaikanlah dariku walaupun satu ayat” (HR. Bukhari)
2. Mad’un / Mad’u
- Arab: مَدْعُوٌّ- Wazan: مَفْعُولٌ
- Arti: Sasaran, pendengar, audiens, objek dakwah
- Dalil:
لِتُنْذِرَ قَوْمًا مَّا أُنْذِرَ آبَاؤُهُمْ
“Agar engkau memberi peringatan kepada kaum yang belum pernah diperingati nenek moyangnya”
— QS. Yasin: 6
3. Mid’ah / Wasilah ad-Da’wah
- Arab: مِدْعَاةٌ / وَسِيلَةُ الدَّعْوَةِ- Wazan: مِفْعَلَةٌ
- Arti: Sarana, media, alat penyampaian dakwah
- Dalil:
وَجَاهِدْهُم بِهِ جِهَادًا كَبِيرًا
“Dan berjuanglah mereka dengan Al-Qur’an sebagai sarana perjuangan yang besar”
— QS. Al-Furqan: 52
- Wazan: مَفْعُولٌ
- Arti: Materi, pokok bahasan, isi dakwah (Al-Qur’an & Sunnah)
- Dalil:
إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ وَقُرْآنٌ مُّبِينٌ
“Al-Qur’an itu tidak lain adalah peringatan dan bacaan yang jelas”
— QS. Yasin: 69
- Arab: أُسْلُوبُ / طَرِيقَةُ الدَّعْوَةِ
- Wazan: أُفْعُولٌ / فَعِيلَةٌ
- Arti: Cara, gaya bahasa, metode, retorika penyampaian
- Dalil utama:
ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُم بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ
وَجَاهِدْهُم بِهِ جِهَادًا كَبِيرًا
“Dan berjuanglah mereka dengan Al-Qur’an sebagai sarana perjuangan yang besar”
— QS. Al-Furqan: 52
4. Maudhu’ / Maddah ad-Da’wah
- Arab: مَوْضُوعٌ / مَادَّةُ الدَّعْوَةِ- Wazan: مَفْعُولٌ
- Arti: Materi, pokok bahasan, isi dakwah (Al-Qur’an & Sunnah)
- Dalil:
إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ وَقُرْآنٌ مُّبِينٌ
“Al-Qur’an itu tidak lain adalah peringatan dan bacaan yang jelas”
— QS. Yasin: 69
5. Uslub / Thariqah ad-Da’wah
- Arab: أُسْلُوبُ / طَرِيقَةُ الدَّعْوَةِ
- Wazan: أُفْعُولٌ / فَعِيلَةٌ
- Arti: Cara, gaya bahasa, metode, retorika penyampaian
- Dalil utama:
ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُم بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ
“Serulah ke jalan Tuhanmu dengan hikmah, nasihat baik, dan debatlah dengan cara yang paling baik”
— QS. An-Nahl: 125
✅ Kesimpulan: Kelima rukun ini harus ada bersama; jika salah satu hilang, maka dakwah tidak sempurna.
— QS. An-Nahl: 125
✅ Kesimpulan: Kelima rukun ini harus ada bersama; jika salah satu hilang, maka dakwah tidak sempurna.
Wallahu a'lam bi shawab
Drs. HAMZAH JOHAN

Posting Komentar