BULETIN DAKWAH
HARI ASTEROID INTERNASIONAL DAN HARI PARLEMEN INTERNASIONAL DALAM PERSPEKTIF ISLAM
(Refleksi 30 Juni 2026)
Tanggal 30 Juni diperingati dunia sebagai Hari Asteroid Internasional (International Asteroid Day) dan Hari Parlemen Internasional (International Day of Parliamentarism). Dalam perspektif Islam, kedua momentum ini dapat dijadikan sarana untuk memperkuat keimanan, memperdalam tadabbur terhadap ciptaan Allah, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya amanah kepemimpinan dan musyawarah.
1. Hari Asteroid Internasional: Tadabbur Terhadap Alam Semesta
Islam mengajarkan umatnya untuk memperhatikan dan merenungkan ciptaan Allah di langit dan bumi. Asteroid merupakan bagian dari tanda-tanda kebesaran Allah di alam semesta.
Allah Ta'ala berfirman:
إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآيَاتٍ لِأُولِي الْأَلْبَابِ
"Sesungguhnya pada penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang berakal." (QS. Āli 'Imrān: 190)
Allah juga berfirman:
وَسَخَّرَ لَكُم مَّا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا مِّنْهُ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
"Dan Dia telah menundukkan untukmu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi semuanya, sebagai rahmat dari-Nya. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir." (QS. Al-Jātsiyah: 13)
Korelasi dengan Islam:
✅ Asteroid mengingatkan manusia akan kebesaran dan kekuasaan Allah.
✅ Penelitian tentang asteroid termasuk bagian dari pengembangan ilmu pengetahuan yang dianjurkan Islam.
✅ Ancaman benda langit mengingatkan manusia akan hari kiamat, ketika tata surya mengalami kehancuran.
Allah berfirman:
إِذَا الشَّمْسُ كُوِّرَتْ وَإِذَا النُّجُومُ انكَدَرَتْ
"Apabila matahari digulung, dan apabila bintang-bintang berjatuhan." (QS. At-Takwīr: 1-2)
2. Hari Parlemen Internasional: Pentingnya Musyawarah dan Amanah
Parlemen merupakan lembaga yang berfungsi menyusun aturan, mengawasi pemerintahan, dan mewakili rakyat. Dalam Islam, prinsip-prinsip tersebut sejalan dengan konsep syūrā (musyawarah), keadilan, dan amanah.
Allah Ta'ala berfirman:
وَأَمْرُهُمْ شُورَىٰ بَيْنَهُمْ
"Sedangkan urusan mereka diputuskan dengan musyawarah di antara mereka." (QS. Asy-Syūrā: 38)
Allah juga berfirman:
إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَىٰ أَهْلِهَا ۖ وَإِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ أَنْ تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ
"Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia hendaklah kamu menetapkannya dengan adil." (QS. An-Nisā': 58)
Rasulullah ﷺ bersabda:
كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ
"Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya."
(HR. Al-Bukhari no. 893 dan Muslim no. 1829)
Korelasi dengan Islam:
✅ Islam mengajarkan musyawarah dalam pengambilan keputusan.
✅ Pemimpin dan anggota parlemen wajib menjaga amanah, kejujuran, dan keadilan.
✅ Setiap kebijakan publik harus berpihak pada kemaslahatan rakyat serta tidak bertentangan dengan syariat Allah.
Hikmah yang Dapat Diambil
- Memperkuat keimanan melalui tadabbur terhadap alam semesta.
- Mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kemaslahatan umat.
- Menyadari bahwa seluruh kekuasaan dan kepemimpinan akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah.
- Menegakkan prinsip musyawarah, keadilan, dan amanah dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
- Menjadikan peringatan internasional sebagai sarana dakwah dan refleksi keislaman.
Footnote
- Kementerian Agama RI, Al-Qur'an dan Terjemahannya.
- Ibnu Katsir, Tafsīr Al-Qur'ān Al-'Azhīm, Juz 2 dan 7.
- Imam Al-Qurthubi, Al-Jāmi' li Ahkām al-Qur'ān.
- Shahih Al-Bukhari, Kitab Al-Ahkam.
- Shahih Muslim, Kitab Al-Imarah.
Wallahu a'lam bish shawab
DRS. HAMZAH JOHAN


Posting Komentar