Etika Sahur dan Berbuka dalam Islam


🌙 Etika Sahur dan Berbuka dalam Islam

(Versi Ceramah Kultum Tarawih Ramadhan – Ilmiah, Dalil Lengkap Arab + Terjemah)


🥗 Ilustrasi Sunnah Makan Secukupnya




🕌 Pembukaan

الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على أشرف الأنبياء والمرسلين، سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.

أما بعد:

Jamaah tarawih yang dimuliakan Allah…
Ramadhan bukan hanya melatih kita menahan lapar dan dahaga, tetapi juga mendidik adab makan dan minum—baik saat sahur maupun berbuka.


🍽️ 1. Prinsip Dasar: Makan Tidak Berlebihan

📖 Dalil Al-Qur’an

وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا
“Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan.”
*(QS. Al-A’raf: 31)*¹

Ayat ini menjadi dasar bahwa Islam melarang israf (berlebihan), termasuk saat sahur dan berbuka.


📖 Dalil Hadis (Konsep Sepertiga Lambung)

مَا مَلَأَ آدَمِيٌّ وِعَاءً شَرًّا مِنْ بَطْنٍ...
بِحَسْبِ ابْنِ آدَمَ لُقَيْمَاتٌ يُقِمْنَ صُلْبَهُ، فَإِنْ كَانَ لَا مَحَالَةَ فَثُلُثٌ لِطَعَامِهِ، وَثُلُثٌ لِشَرَابِهِ، وَثُلُثٌ لِنَفَسِهِ

“Tidaklah anak Adam memenuhi wadah yang lebih buruk daripada perutnya…
Cukuplah beberapa suap yang menegakkan tulang punggungnya.
Jika harus (lebih), maka:
sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga untuk nafas.”²

🟢 Makna:

  • Sepertiga padat → makanan
  • Sepertiga cair → minuman
  • Sepertiga udara → ruang pernapasan

➡️ Ini adalah prinsip kesehatan + spiritualitas: tidak kenyang berlebihan agar ibadah ringan dan hati bersih.


🌅 2. Etika Sahur

📖 Dalil Keutamaan Sahur

تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السُّحُورِ بَرَكَةً
“Bersahurlah, karena dalam sahur terdapat keberkahan.”³


🌟 Adab Sahur

  1. Mengakhirkan sahur (mendekati subuh)
    → agar kuat berpuasa dan sesuai sunnah

  2. Makan secukupnya, tidak berlebihan
    → sesuai prinsip sepertiga lambung

  3. Memilih makanan bergizi & ringan
    → tidak memberatkan ibadah

  4. Niat ibadah, bukan sekadar makan


🌇 3. Etika Berbuka

📖 Dalil Menyegerakan Berbuka

لَا يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ
“Manusia akan senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.”⁴


📖 Sunnah Berbuka dengan Kurma/Air

كَانَ النَّبِيُّ ﷺ يُفْطِرُ عَلَى رُطَبَاتٍ... فَإِنْ لَمْ يَكُنْ فَعَلَى تَمَرَاتٍ، فَإِنْ لَمْ يَكُنْ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ
“Nabi berbuka dengan kurma basah… jika tidak ada, kurma kering… jika tidak ada, dengan air.”⁵


🌟 Adab Berbuka

  1. Menyegerakan berbuka saat adzan maghrib
  2. Berbuka dengan yang ringan (kurma/air)
  3. Tidak langsung makan berat berlebihan
  4. Berdoa saat berbuka (waktu mustajab)

🧠 4. Hikmah Ilmiah dan Spiritual

  • 🩺 Kesehatan:
    Lambung tidak “kaget” setelah puasa
  • 🧘‍♂️ Ibadah ringan:
    Tidak mengantuk saat tarawih
  • ❤️ Hati lembut:
    Tidak keras karena kekenyangan
  • 🌱 Taqwa meningkat:
    Mengendalikan syahwat, bukan menuruti

🔥 Penutup (Pesan Inti)

Jamaah sekalian…
Puasa bukan ajang balas dendam saat berbuka.

➡️ Jika siang kita menahan lapar,
➡️ maka malam kita harus menahan nafsu makan.

Karena tujuan akhir puasa adalah:

لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Agar kalian bertakwa.” *(QS. Al-Baqarah: 183)*¹


🤲 Doa Penutup

اللهم أعنا على الصيام والقيام، واجعلنا من المتقين، ولا تجعلنا من المسرفين.

“Ya Allah, bantu kami dalam berpuasa dan beribadah, jadikan kami orang bertakwa, dan jangan jadikan kami termasuk orang yang berlebihan.”


📚 Footnote

  1. QS. Al-A’raf: 31; QS. Al-Baqarah: 183
  2. HR. At-Tirmidzi no. 2380; Ibnu Majah no. 3349 (hasan shahih)
  3. HR. Bukhari no. 1923; Muslim no. 1095
  4. HR. Bukhari no. 1957; Muslim no. 1098
  5. HR. Abu Dawud no. 2356; Tirmidzi no. 696 (hasan)

Wallahu a'lam

Drs.Hamzah Johan

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama